Cara Sewa & FAQ

Panduan

Cara Sewa

Dari melihat katalog sampai alatnya ada di tanganmu, biasanya cukup satu percakapan WhatsApp.

Butuh jawaban cepat?

Pertanyaan yang tidak ada di sini paling cepat dijawab cabangnya langsung.

Alur sewa, 6 langkah

  1. 01

    Lihat katalog, tentukan alatnya

    Semua alat dan tarif hariannya ada di katalog, dikelompokkan per kategori. Catat apa saja yang kamu butuh -- tenda, alat masak, penerangan, sampai jaket.

    Buka Katalog
  2. 02

    Isi form sewa

    Centang alatnya, atur jumlah, pilih cabang pengambilan, tanggal mulai, dan berapa hari. Perkiraan biayanya langsung terhitung di layar.

    Isi Form Sewa
  3. 03

    Kirim lewat WhatsApp

    Tombol kirim menyusun pesan berisi daftar alat dan datamu, lalu membukanya di WhatsApp cabang yang kamu pilih. Kamu masih bisa mengeceknya sebelum menekan kirim.

  4. 04

    Tunggu konfirmasi cabang

    Cabang membalas untuk memastikan alatnya tersedia di tanggal itu. Stok tiap cabang berdiri sendiri, jadi langkah ini yang menentukan pesananmu benar-benar siap.

  5. 05

    Ambil alat, bawa KTP

    Datang ke cabang pada jam buka (09.00 - 20.00 WITA), titipkan KTP, cek kondisi alat bersama petugas, lalu berangkat.

    Lihat Alamat Cabang
  6. 06

    Kembalikan tepat waktu

    Hitungan sewa 1x24 jam sejak alat diambil. Kembalikan di cabang yang sama, ambil KTP-mu, selesai.

Kebijakan sewa

Tiga hal ini berlaku untuk semua penyewaan, di cabang mana pun. Persetujuannya juga dicentang di form sewa sebelum pesanan dikirim.

01

Titip KTP

Tanda pengenal dititip di toko saat alat diambil, dikembalikan bersama alatnya.

02

Hitungan 1x24 Jam

Satu hari sewa dihitung 1x24 jam sejak alat diambil, bukan per malam.

03

Alat Dijaga Baik

Kerusakan atau kehilangan selama masa sewa jadi tanggung jawab peminjam.

Pertanyaan yang sering ditanya

1. Apa saja yang perlu dibawa saat mengambil alat?

Cukup KTP (atau tanda pengenal lain yang sah). KTP dititip di toko selama masa sewa dan dikembalikan bersamaan dengan alatnya. Datanglah pada jam buka, 09.00 - 20.00 WITA.

2. Sewa dihitung per malam atau per hari?

Per hari, dan satu hari berarti 1x24 jam sejak alat diambil dari toko -- bukan hitungan menginap. Kalau kamu ambil jam 3 sore, alat itu masih terhitung hari pertama sampai jam 3 sore keesokan harinya.

3. Apakah alat yang saya mau pasti ada di cabang terdekat?

Belum tentu. Stok tiap cabang berdiri sendiri, jadi alat yang habis di satu cabang bisa saja masih ada di cabang lain. Karena itu pesananmu selalu dikonfirmasi dulu lewat WhatsApp cabang sebelum kamu berangkat ke toko.

4. Berapa lama sebelum berangkat saya harus memesan?

Tidak ada batas waktu khusus -- yang penting alatnya sudah dipastikan tersedia lewat balasan WhatsApp cabang sebelum kamu datang ke toko. Semakin awal dikabari, semakin besar peluang alat yang kamu incar masih kosong.

5. Harus isi form dulu, atau boleh chat langsung?

Boleh langsung chat cabangnya. Form sewa cuma mempercepat: daftar alat, tanggal, durasi, dan datamu disusun otomatis jadi satu pesan, jadi tidak perlu chat bolak-balik.

6. Angka biaya di form sewa sudah final?

Belum -- itu perkiraan yang dihitung dari tarif harian di katalog dikali jumlah alat dan lama sewa. Jumlah pastinya dikonfirmasi cabang saat kamu mengambil alat.

7. Bagaimana kalau alat rusak atau hilang saat dipakai?

Kerusakan dan kehilangan selama masa sewa jadi tanggung jawab peminjam. Kalau terjadi sesuatu di lapangan, kabari cabang tempat kamu menyewa secepatnya supaya bisa dibicarakan lebih awal, jangan menunggu sampai hari pengembalian.

Belum terjawab? Chat cabang terdekat lewat tombol di samping, atau langsung isi form sewa dan tanyakan di catatan pesanan.